Pembaruan islam
Pembaruan islam
Dalam kata Pembaruan merupakan berasal dari kata dasar baru. Pem+baru+an. Secara istilah pembaruan merupakan usaha-usaha untuk menyesuaikan perkembangan yang disebabkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia sendiri merupakan bahasa yang dinamis. yaitu bahasa yang banyak menerima kosa kata dari bahasa asing. Seperti kata wajh (dalam bahasa Arab) = Wajah (dalam bahasa indonesia).
Begitu juga dengan pembaruan islam yaitu usaha-usaha untuk menyesuaikan ajaran ajaran agama islam dengan perkembangan yang disebabkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam pembaruan islam, ada 2 aspek-aspek agama. Yaitu aspek-aspek agama yang tidak bisa diperbarui dan ada aspek-aspek agama yang bisa di perbarui.
1. Aspek-aspek agama yang tidak bisa diperbarui
Aspek-aspek agama yang tidak bisa diperbarui yaitu syariat. Syariat adalah hukum atau aturan agama yang merujuk bagian dari tradisi islam dan hukum nya bersifat mutlak. Contoh, seperti puasa 1 bulan di bulan Ramadhan. Kita tidak dapat mengurangi ataupun menambah lama kita puasa ramadhan yang awal nya 1 bulan menjadi lebih atau kurang 1 bulan, itu merupakan sudah ketentuan /hukum allah yang sifatnya mutlak.
2. aspek-aspek agama yang bisa di perbarui.
aspek-aspek agama yang bisa di perbarui yaitu fikih. Fiqih secara bahasa memiliki arti pemahaman, Secara istilah Fiqih merupakan ilmu yang mendalami pemahaman hukum islam yang diperoleh dengan melalui dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadist. Dan Hukumnya dapat diperbarui sesuai kondisi dengan melalui ijtihad oleh ahli hukum fiqih sebagai pemahaman dan dirumuskan oleh Mujtahid.
Dalam pembaruan islam apa saja yang dapat diperbarui antara lain:
1. Pengetahuan
Dalam hal pengetahuan banyak di zaman sekarang orang melanggar syari'at padahal dia tahu bahwa melanggar syari'at itu dilarang tapi dia masih melakukan nya. Contoh, saat bulan puasa, banyak orang orang yang makan di Warung pinggir jalan, padahal orang tsb tau/ atau memiliki pengetahuan bahwasanya dalam puasa kita mencegah untuk melakukan hal-hal yang membatalkan/dilarang dalam bepuasa seperti makan.
2. pemahaman
Selain pengetahuan maka kita juga harus memahami. banyak orang yang berpengetahuan/tahu namun dia tidak memahami pengetahuan nya tersebut, jika orang sudah memahami pengetahuan nya maka orang tersebut tidak akan melanggar syari'at islam.
3. Tindakan atau pengamalan
Ketika kita sudah mempunyai pengetahuan dan memahaminya, maka kita harus melakukannya. kita harus meninggalkan ataupun menjauhi apa saja yang dilarang oleh syari'at. Dan mengamalkan apa saja yang diperbolehkan oleh syari'at.
Dalam IsIam pembaruan dibagi menjadi 3 aliran, yaitu:
1. Tajdid
Tajdid (islam masa lalu) Yaitu pemahaman agama islam yang kuno/tidak maju, yang tidak mengikuti kondisi zaman. Beberapa organisasi yang masih menganut pemahaman islam masa lalu, yaitu Alwashliyah dan Persis.
2. Modern
Yaitu organisasi yang pemahaman agamanya telah mengikuti arus modernisasi dalam berbagai aspek, seperti pendidikan, sistem organisasi, dan lainlain. Organisasi yang termasuk dalam jenis ini antara lain; NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, dsb.
3. Westernisasi
Yaitu merupakan faham agama yang cenderung meniru apapun yang berasal dari negara-negara barat. Hal ini kebanyakan terdapat di negara-negara islam yang berada di benuah Eropa, seperti negara Turki.
Adapun perbedaan dari modernisasi dengan modernisme yaitu modernisasi memiliki cara berpikir rasional dan bertindak sesuai dengan prinsip ke moderenan. Kalau modernisme yaitu faham yang berbasis pada modernisasi (berpikir rasional dan bertindak sesuai prinsip ke moderenan).

Komentar
Posting Komentar